Populer

Pesan Singkat

Selasa, Juni 10, 2008
Wonogiri - Bupati Wonogiri dinilai tidak menyampaikan dampak negatif penggunaan Alas Kethu untuk kawasan industri. Selama ini warga hanya diiming-imingi lapangan pekerjaan agar mendukung megaproyek tersebut. ”Bahkan, kami menilai itu bukan bentuk kerja sama, melainkan pemaksaan keinginan segelintir orang saja termasuk dari China. Buktinya, kita yang memiliki hutan, namun justru China yang meminta Alas Kethu. Termasuk mereka pula yang mengukur seberapa luas lahan yang dibutuhkan,” tegas Ketua Aliansi Peduli Perempuan (APP) Wonogiri, Endang Maria Astuti, saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Senin (9/6).
Endang mengungkapkan, semestinya Bupati harus terbuka kepada masyarakat tentang rencana tersebut. Masyarakat saat ini, kata Endang, sudah cukup cerdas menilai kebijakan Bupati. ”Jangan membodohi masyarakat begitu. Lha wong izin dari Perhutani saja jelas-jelas belum ada, kok mau meletakkan batu pertama. Ini kan lucu,” ungkapnya. Menurut Endang, polemik Alas Kethu adalah buntut dari sikap Bupati yang dinilai tak terbuka untuk membuka ruang dialog kepada masyarakat. ”Sudahlah, ajak masyarakat dan stakeholders berdialog bersama. Membahas dampak yang bakal terjadi dan prosedural yang harus dilalui itu seperti apa. Jangan arogan begitu. Sebentar-sebentar mengatakan, rawe-rawe rantas malang-malang putung. Ini kan bukan sikap seorang pemimpin,” ungkapnya. Selain itu, Endang juga menyatakan bahwa harga mati soal industrialisasi di Alas Kethu sama halnya dengan menginjak-injak harga diri masyarakat Wonogiri. Dia menjelaskan, bahwa Alas Kethu adalah milik Indonesia, namun kenapa China yang semena-mena meminta. ”Saya sebagai masyarakat Wonogiri saja merasa diinjak-injak harga diri saya. Kenapa harus di Alas Kethu? Padahal, Alas Kethu bukan milik mereka. Ini tandanya kita telah didikte China,” tegasnya. Kerja maraton Sementara, soal kesiapan Pemkab menjalin kerja sama dengan China, Kabag Kerja Sama Pemkab Wonogiri, Teguh Setiyono, menjelaskan pekan pertama bulan Juli pihaknya akan bekerja secara maraton ke Jakarta untuk menyelesaikan nota kesepakatan. ”Hari ini (kemarin-red) kami melayangkan surat ke DPRD yang intinya mengagendakan sidang persetujuan LoI (letter of intent-red). Selanjutnya, kami akan kerja maraton ke Depdagri, Departemen Luar Negeri, Departemen Keuangan untuk memperoleh surat kuasa atau surat full power,” terangnya. - Aries Susanto [solopos.net]
Kamis, Mei 29, 2008
JAKARTA, RABU - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kurang tidur berminggu-minggu karena melonjaknya harga minyak mentah dunia. Karena kelelahan itu, Presiden Yudhoyono terbatuk-batuk saat memberi sambutan dalam peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/5). Presiden batuk-batuk sejak beberapa hari terakhir dan terserang flu. Suara Presiden juga bindeng."Mohon maaf, ini hari kesehatan tetapi Presidennya kurang sehat sedikit. Maklum sebulan kurang tidur. Insya Allah hatinya tetap sehat," ujar Presiden. Pengakuan Presiden yang sebelumnya terbatuk-batuk itu disambut tepuk tangan dan pemakluman. Saat membuka simposium jamu di Istana Negara, Selasa, Presiden juga mengeluh batuk-batuk. Saat ditawari jamu oleh tukang jamu gendong Presiden menolak karena batuk.Setiap mengeluarkan kebijakan kenaikan harga BBM, Presiden mengaku kekurangan idur berminggu-minggu. Wisnu Nugroho A Moga lekas sembuh ya Pak
Senin, Mei 19, 2008
Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei, ada baiknya kita mengingat kembali perjalanan sejarah bangsa kita, yang dimulai dengan lahirnya gerakan nasionalis pertama Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908, hampir seratus tahun yang lalu. Pergerakan nasional ini dipimpin oleh Dokter Soetomo di Jakarta. Dengan dorongan dilahirkannya Boedi Oetomo ini, kemudian lahirlah Sarekat Islam, di tahun 1912, di bawah pimpinan Haji O.S. Tjokroaminoto bersama Haji Agus Salim dan Abdul Muis. Dalam tahun 1912 itu lahir pula satu gerakan politik yang amat penting, yaitu Indische Partij yang dimpimpin oleh Douwes Dekker (Dr. Setiabudhi), R.M. Suwardi Suryaningrat dan Dr. Tjipto Mangunkusumo. Tahun 1913, partai ini dilarang oleh pemerintah kolonial Belanda dan pemimpin-pemimpinnya ditangkapi dan kemudian dibuang dalam pengasingan.
Sebagai buntut perkembangan ini, maka pada tahun 1914 lahir di Semarang satu organisasi berfaham kiri (komunis), yaitu Indische Sociaal Demokratische Vereeniging (ISDV) di bawah pimpinan Sneevliet dan Semaun. Dalam tahun 1920 (23 Mei) ISDV ini telah berubah menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI), dengan pimpinan Semaun juga. Dalam perjuangan melawan kolonialisme Belanda, PKI telah mencetuskan pembrontakan di Banten, Jakarta dan Yogyakarta dalam tahun 1926, dan kemudian juga di Sumatera Barat dalam tahun 1927. Setelah pemberontakan itu ditindas oleh pemerintahan kolonial Belanda, maka ribuan pimpinan dan anggota PKI ditangkapi, dan kemudian dibuang dalam pengasingan di Tanah Merah (Digul). Berbekal sejarah di atas, sudah saatnya kita sebagai masyarakat Indonesia bersatu untuk membangun kembali negara yang selama beberapa tahun belakangan ini terus-menerus diberikan cobaan dan musibah, serta maraknya kasus-kasus kriminal dari mulai yang dilakukan oleh masyarakat yang perkenomiannya lemah bahkan sampai para pejabat yang terus-menerus mencuri aset negara Indonesia. Oleh karena itu, mari kita mulai hari Kebangkitan Nasional tahun ini dengan mengintrospeksi diri masing-masing. Mari sama-sama kita perbaiki moral masing-masing diri kita dan juga moral masyarakat Indonesia secara keseluruhan, sehingga harapan kita, dengan moral masyarakat yang baik, maka negara kita yang tercinta ini akan menjadi baik pula. Selain moral yang baik, yang tidak kalah penting adalah masalah pendidikan di negara kita. Dengan momen hari Kebangkitan Nasional ini, mari sama-sama kita memberikan andil dan solusi terbaik untuk membangun pendidikan Indonesia yang baik dan berkualitas. Karena dengan SDM manusia yang bermoral baik dan memiliki kuantitas serta kualitas yang baik bangsa Indonesia bisa bangkit menjadi bangsa yang baik dan bermartabat.
Jumat, Mei 16, 2008
Halo, SMS/Redcall kalo memang bener ada dan bisa bikin orang mati, logika teknis menurutku yg paling masuk akal adalah sbb: Si pengirim SMS ato pemanggil menyisipkan kode virus dalam panggilannya... yang kemudian akan di eksekusi oleh handphone penerima,
kode virus tsb berisi perintah untuk memerintahkan Generator Frekuensi IC-PA ato device infra-red ato bluetooth dsb utk membangkitkan Radio Frekuensi pada Handphone penerima dengan pola, frekuensi dan intensitas tertentu... karena intensitas dan Frekuensi yg dihasilkan mungkin cukup besar, atau kalau tidak besar dia mempunyai frekuensi dan pola tertentu yg berinteraksi dengan sistem saraf manusia... dan mempengaruhi sistem saraf hingga mengakibatkan kerusakan pada sistem saraf, dan orang tersebut bisa terancam jiwanya karena terjadi gangguan pada sistem saraf... ini sangat mungkin, krn logikanya begini... inget gak dulu musim sticker yg di tempel di handphone terus kalau ada call/sms masuk bisa nyala... itu menandakan energi yg dipancarkan sebenarnya cukup kuat, kalo itu di fokuskan utk merusak sel saraf ada kemungkinan bisa. singkat kata, RF(Radio Frekuensi) yg digunakan utk membunuh di hasilkan oleh HP kita sendiri atas instruksi virus, bukan di pancarkan dari si pemanggil atau dari BTS Operator... hal itu hampir nggak mungkin krn pasti akan membunuh orang2 di sekitar pemancar terlebih dahulu... tapi tenang aja dulur2 , sebenarnya itu cuma isu aja, tapi menurut teknis seperti diatas ini ada info sedikit ini beritanya plus sumbernya : Awas, Nomor Setan Masuk ke HP Anda! (6) Kamis, 8 Mei 2008 | 14:24:52 Pelaku Penyebaran Nomer Setan Mengaku TANJUNGUBAN - Heboh nomor ponsel yang bisa menyantet orang yang konon ada warga yang tewas akhirnya terkuak. Si pengirim ternyata bukan dukun santet atau dukun ilmu hitam, tapi hanya anak baru gede (ABG) yang iseng ingin mengerjai teman-temannya. Dari penelusuran Batam Pos, Rabu (7/5) akhirnya terkuak siapa yang pertamakali mengirim SMS yang mengatasnamakan 0866. Pengirim pertama SMS tadi yaitu ABG yang berasal dari Tanjunguban, Bintan Utara. Awalnya SMS ini dikirim untuk mengusili kawan-kawan saja, ucap ABG yang mengaku mengirim SMS juga kepada Batam Pos, Rabu (7/5). ABG perempuan yang namanya tak mau disebutkan menerangkan, SMS tadi dikirim saat dirinya tak ada kegiatan sehingga dirinya terkenang dengan teman-temannya. Saat teringat dengan rekannya tadi, Ia iseng-iseng mengirimkan SMS dengan nada sedikit usil. Adapun isi SMS tadi yaitu meminta teman-temannya untuk berhati-hati jika menerima SMS dari nomor 0866 dengan tampilan warna merah di layar ponsel. Sebaiknya tidak diangkat karena bisa menyebabkan orang yang mengangkatnya meninggal dunia. Masih menurut SMS tadi, di Jakarta disebutkan kalau ada orang yang meninggal dunia setelah membuka. Untuk meyakinkan rekan-rekan tadi, ia meminta agar SMS ini diteruskan ke nomor yang lain. Ia tak menyangka kalau SMS untuk mengisengi teman-temannya menyebar luas sampai keluar Kepri. Untuk itu, Ia perlu meluruskan masalah ini agar tak membuat warga merasa resah. (BP/cnt) Sumber:http://kepritoday.com/content/view/7312/1/ Ok... para ahli Handphone, bapak2/ibu2 ahli Radio para profesor yg baik... share opini dan pendapat di Forum / Buku Tamu