Lapangan Sepak Bola Giriwoyo

Lapangan Sepak Bola Kecamatan Giriwoyo

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, April 13, 2011

Tugas-tugas anggota dpr perkomisi

Sebagian besar penduduk Indonesia tau bahwa tugas anggota dpr itu tugasnya untuk mewakili rakyatnya, tapi ada informasicukup pentinng sekedar untuk di ketahui.tugas-tugas anggota dpr perkomisi

Sebagian besar penduduk Indonesia tau bahwa tugas anggota dpr itu tugasnya untuk mewakili rakyatnya, tapi gan ada informasi yang menurut ane cukup pentinng sekedar untuk agan ketahui. nih gan tugas-tugas anggota dpr perkomisi

KOMISI I

Ruang Lingkup:
PERTAHANAN,INTELIJEN, LUAR NEGERI, KOMUNIKASI DAN INFORMASI

Pasangan Kerja:
1. Departemen Pertahanan
2. Departemen Luar Negeri
3. Tentara Nasional Indonesia
4. Departemen Komunikasi dan Informatika
5. Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas)
6. Badan Intelijen Negara (BIN)
7. Lembaga Sandi Negara (LEMSANEG)
8. Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA
9. Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas)
10.Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)
11.Televisi Republik Indonesia (TVRI)
12.Radio Republik Indonesia (RRI)
13.Dewan Pers

KOMISI II

Ruang Lingkup:
PEMERINTAHAN DALAM NEGERI DAN OTONOMI DAERAH,APARATUR NEGARA, AGRARIA DAN KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU)

Pasangan Kerja:
1. Departemen Dalam Negeri
2. Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara
3. Menteri Sekretaris Negara
4. Sekretaris Negara
5. Lembaga Administrasi Negara (LAN)
6. Badan Kepegawaian Negara (BKN)
7. Badan Pertanahan Nasional (BPN)
8. Arsip Nasional RI (ANRI)
9. Komisi Pemilihan Umum (KPU)

Sekterariat Komisi II DPR RI berada di Gedung Nusantara II Lantai 2, diatas Bank Mandiri. Ruang Rapat Komisi II DPR RI berada di Ruang Rapat Komisi II DPR RI (KK.III)/Gd. Nusantara

KOMISI III

Ruang Lingkup:
HUKUM, PERUNDANG UNDANGAN, HAM DAN KEAMANAN

Pasangan Kerja:
1. Departemen Hukum dan Hak Azasi Manusia
2. Kejaksaan Agung
3. Kepolisian Negara Republik Indonesia
4. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
5. Komisi Ombudsman Nasional
6. Komisi Hukum Nasional
7. Komisi Nasional HAM (KOMNAS HAM)
8. Setjen Mahkamah Agung
9. Setjen Mahkamah Konstitusi
10.Setjen MPR
11.Setjen DPD
12.Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
13.Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN)
14.Komisi Yudisial

KOMISI IV

Ruang Lingkup:
PERTANIAN,PERKEBUNAN,KEHUTANAN, KELAUTAN, PERIKANAN DAN PANGAN,

Pasangan Kerja:
1. Departemen Pertanian
2. Departemen Kehutanan
3. Departemen Kelautan
4. Badan Urusan Logistik
5. Dewan Maritim Nasional

Selain pasangan kerja diatas beberapa unit usaha yang diberi tugas untuk Publik Service Obligation(tugas subsidi) seperti Inhutani,PT SHS dan PT Pertani dll

KOMISI V

Ruang Lingkup:
PERHUBUNGAN, PEKERJAAN UMUM,PERUMAHAN RAKYAT,PEMBANGUNAN PEDESAAN DAN KAWASAN TERTINGGAl, BADAN METEOROLOGI DAN GEOFISIKA, DAN BADAN SAR NASIONAL

Pasangan Kerja:
1. Departemen Pekerjaan Umum
2. Departemen Perhubungan
3. Menteri Negara Perumahan Rakyat
4. Menteri Negara Pembangunan Daerah Teringgal
5. Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG)

KOMISI VI

Ruang Lingkup:
PERDAGANGAN,PERINDUSTRIAN,INVESTASI,KOPERASI UKM BUMN, STANDARISASI NASIONAL,

Pasangan Kerja:
1. Departemen Perindustrian
2. Departemen Perdagangan
3. Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil-Menengah.
4. Menteri Negara BUMN
5. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
6. Badan Standarisasi Nasional (BSN)
7. Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN)
8. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)

KOMISI VII

Ruang Lingkup:
ENERGI SUMBER DAYA MINERAL,RISET DAN TEKNOLOGI,LINGKUNGAN HIDUP

Pasangan Kerja:
1. Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
2. Menteri Negara Lingkungan Hidup
3. Menteri Negara Riset dan Teknologi
4. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)
5. Dewan Riset Nasional
6. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)
7. Badan Tenaga Nuklir (BATAN)
8. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETAN)
9. Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (BAKOSURTANAL)
10.Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN)
11.Badan Pengatur Kegiatan Hilir Migas

KOMISI VIII

Ruang Lingkup:
AGAMA,SOSIAL DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

Pasangan Kerja:
1. Departemen Agama
2. Departemen Sosial
3. Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan
4. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

KOMISI IX

Ruang Lingkup:
KEPENDUDUKAN,KESEHATAN,TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI

Pasangan Kerja:
1. Departemen Kesehatan
2. Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi
3. Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)
4. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
5. PT. Jamsostek (Persero)

KOMISI X

Ruang Lingkup:
PENDIDIKAN,PEMUDA,OLAHRAGA,PARIWISATA,KESENIAN, PERFILMAN,KEBUDAYAAN, DAN PERPUSTAKAAN

Pasangan Kerja:
1. Menteri Pendidikan Nasional
2. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata
3. Menteri Negara Pemuda dan Olahraga
4. Perpustakaan Nasional
5. Badan Pengembangan Kebudayaan Pariwisata (BPBUDPAR)


KOMISI XI

Ruang Lingkup:
KEUANGAN,PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL,PERBANKAN DAN LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANK

Pasangan Kerja:
1. Departemen Keuangan
2. Menteri Negara Perencanaan dan Pembangunan/Kepala BAPPENAS
3. Bank Indonesia
4. Lembaga Keuangan Bukan Bank
5. Badan Peengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
6. Badan Pusat Statistik
7. Setjen BPK RI

Rabu, Mei 26, 2010

PEMAKAMAN IBU AINUN HABIBIE



JIKA ingin mengukur seberapa pentingnya seseorang, lihatlah saat ia dimakamkan.

Pemakaman Ibu Negara Ketiga RI, Hasri Ainun Besari Habibie di Kompleks Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata berlangsung dengan penuh duka. Ribuan pelayat memenuhi halaman kediaman Habibie yang terletak di Patra Kuningan sejak pagi hari.

Tepat Pukul 10.25 WIB, upacara pelepasan peti jenazah Ainun Habibie dimulai. Pemberangkatan peti jenazah dipimpin Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) HR Agung Laksono. Suasana sempat hening ketika jenazah diberangkatkan menuju TMP Kalibata. Pasukan penghormatan serta marching band siap mengantar peti jenazah.



Sesampainya di TMP Kalibata, Bacharuddin Jusuf Habibie terlihat tak kuasa menahan duka saat mengawal prosesi pemakaman istri tercintanya. Presiden ketiga RI tersebut dipapah Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono. Di depannya, Presiden SBY berjalan tepat di belakang jenazah yang diusung Paspampres menuju liang lahat yang telah disiapkan.

Sekitar pukul 11.20 WIB, prosesi pemakaman kenegaraan dimulai. Habibie turut memberi hormat saat peti jenazah dimasukkan ke liang lahat, diiringi tembakan salvo. Air mata Habibie tumpah saat menabur tanah ke atas peti jenazah istri yang telah menemaninya selama 48 tahun itu.

Sambil dipapah kedua putranya, Thariq Kemal dan Ilham Akbar, ia berusaha tegar sampai prosesi penimbunan peti jenazah usai. Habibie lalu meletakkan bunga dan mengelus lembut pusara istrinya.
Pemakaman di TMP Kalibata kemarin dihadiri ribuan pelayat. Kebanyakan berasal dari karyawan BPPT, ICMI, dan aktivis yayasan-yayasan yang dipimpin Ainun.

Selain Presiden dan Ibu Negara, sejumlah tokoh juga hadir. Antara lain, Ketua MPR Taufiq Kiemas yang ditemani putrinya, Puan Maharani. Juga, Ketua DPD Irman Gusman, dan Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso.

Ada pula para mantan Wakil Presiden, yakni HM Jusuf Kalla, Try Sutrisno, dan Hamzah Haz. Hadir pula mantan Ibu Negara Shinta Nuriyah Wahid.

Pejabat menteri dan setingkat menteri juga hadir. Di antaranya Menteri Pendidikan Nasional Muh Nuh, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng, serta Menkokesra Agung Laksono, dan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa.

Beberapa tokoh asal Sulsel juga hadir. Di antaranya, mantan Presiden Partai PDK Ryaas Rasyid, serta Wali Kota Parepare HM Zain Katoe.

Dalam sambutannya mewakili negara, Presiden SBY mengatakan, bangsa Indonesia telah kehilangan salah satu tokoh terbaiknya. "Kita telah kehilangan salah seorang tokoh wanita Indonesia terbaik, seorang Ibu Negara yang penuh kasih, pejuang kemanusiaan yang tulus, serta ibu dari sebuah keluarga panutan," kata SBY.

"Almarhumah senantisasa mendampingi Bapak Habibie, dalam suka dan duka…," SBY tiba-tiba menghentikan pidatonya. Sayup-sayup memang terdengar suara azan pertanda waktu Zuhur telah tiba.
Awalnya, suara azan hanya datang dari arah kiri TMP Kalibata. Namun tanpa dikomando, suara azan juga mengumandang dari arah kanan dan belakang.

Ajaib. Bunyi azan yang sambung-menyambung tersebut sama sekali bukan rangkaian acara kenegaraan yang disusun Istana. Suara itu seperti sebuah pertanda bahwa Bumi telah menerima jasad Ainun dengan baik.

Penghargaan pemerintah kepada Ainun tidak sekadar dengan menempatkannya di TMP Kalibata. Pemerintah menganugerahi dua bintang kehormatan, yakni Bintang Jasa Republik Indonesia kelas dua dan Bintang Jasa Mahaputra Adi Pradana.

Ibu negara ini adalah sosok yang setia kepada suami. Wajar bila BJ Habibie sangat mencintai perempuan kelahiran Semarang, 1 Agustus 1937 ini.

Ainun adalah pendamping Habibie di saat suka maupun duka. Termasuk ketika Habibie menjadi Presiden ke-3 RI, tepat di saat negara diguncang multi krisis, bertepatan dimulainya era reformasi yang dramatis dan menentukan.

Dalam buku "Detik-detik Menentukan" karya BJ Habibie --pada halaman 56-- mantan Menristek di Era Soeharto ini menuturkan, pernah suatu malam di saat dirinya sudah menjadi presiden, Ainun mengingatkannya untuk beristirahat.

Semula, Habibie mengikuti saran istrinya dan segera mengganti baju dengan pakaian tidur. Namun, setelah berbaring Habibie tetap tak bisa tidur.

"Saya berdiri perlahan, untuk tidak mengganggu istri saya yang sedang tidur. Saya menutup bantal dan guling dengan selimut untuk memberi kesan seakan-akan saya berbaring di bawah selimut tersebut. Saya keluar ke tempat saya semula menyusun catatan mengenai langkah-langkah awal dan dasar ataupun prinsip, sikap, dan kebijakan yang harus saya ambil," kata Habibie dalam bukunya.

Junus Effendy "Fanny" Habibie mewakili pihak keluarga menuturkan, selama dirawat di rumah Sakit Munich Jerman, Ainun harus menjalani 12 kali operasi. "Ibu Ainun dirawat 1,5 bulan. Selama itu pula Pak Habibie dengan setia menunggui," kata Fanny, adik BJ Habibie.

Dalam perjalanan 12 jam dari Munich ke Jakarta, BJ Habibie tak ingin jauh dari peti jenazah. Bahkan saat akan diturunkan ke liang lahat, Habibie berupaya memberikan ciuman terakhir.
"Perkenankanlah kami menyampaikan penghargaan yang sebesarnya kepada pemerintah RI," Fanny menghentikan pidatonya sejenak karena tak mampu menahan air mata.

"Terima kasih khususnya kepada presiden RI yang telah memberikan perhatian kepada almarhumah, baik berupa transportasi dari Jerman, hingga pemakaman. Sungguh pintu maaf yang dibukakan akan mempermudah perjalanan almarhumah," imbuh Fanny.

Dekat Makam Barlop

Makam Ainun Habibie, berjarak sekitar 200 meter dari pintu masuk TMPN Kalibata. Tak jauh dari makam Ainun, terdapat makam pendekar hukum asal tanah Mandar, Sulawesi Barat, Baharuddin Lopa (Barlop). "Makam bapak (Barlop) tidak jauh dari makam ibu Ainun," kata Iskandar Baharuddin Lopa, putra pertama Barlop, sambil menunjuk ke salah satu makam di kompleks tersebut.

Anggota DPD dari Daerah Pemilihan Sulbar ini kemudian membandingkan seremoni pemakaman antara Ainun dan Barlop. "Prosesinya sama. Dua-duanya dengan upacara kenegaraan," jelasnya.

Kedua tokoh ini juga sama-sama wafat di luar negeri. Kalau Ibu Ainun di Munich Jerman, maka Barlop wafat di Riyadh Arab Saudi. "Perjalanan jenazah Ainun hingga 12 jam, sementara bapak hanya 9 jam dari Riyadh," sebutnya.

Kepada Fajar Media Center (FMC) Iskandar juga mengungkapkan, hubungan keluarganya dengan keluarga Habibie sangat dekat. Hampir setiap pagi, Habibie memanggil Baharuddin Lopa untuk sarapan bersama.

Di bawah kepemimpinan Habibie-lah, Baharuddin Lopa mendapat kesempatan menjadi Duta Besar untuk Arab Saudi. "Setelah itu, di zaman Gus Dur bapak diangkat menjadi Jaksa Agung," kenangnya. (fmc/jpnn)

Ada bayangan merah, siswi kelas XI kesurupan

Wonogiri (Espos)–Kejadian kesurupan menimpa siswi kelas XI SMAN 1 Pracimantoro, Wonogiri, Selasa (25/5). Berapa siswa yang terkena masih simpang siur, namun pihak sekolah mampu menyadarkan kembali siswinya yang tertimpa kesurupan itu.

Keterangan yang diperoleh Espos menyebutkan kejadian kesurupan menimpa para siswi di SMAN 1 Pracimantoro itu. Kejadian diperkirakan sekitar pukul 09.00 WIB atau saat mata pelajaran Bahasa Indonesia. Mayoritas pelajar yang terkena adalah siswi jurusan IPA. Tidak diketahui apa penyebab awalnya, sehingga tiba-tiba siswi di kelas itu menjerit-jerit.


Kepala SMAN 1 Pracimantoro, Sumarman saat mengonfirmasi membenarkan kejadian itu. “Saya memang tidak ada di sekolah saat kejadian, karena sedang rapat dinas di kabupaten. Namun demikian, kami mendapatkan informasi melalui telepon dan terus berkomunikasi terkait kejadian kesurupan itu,” ujarnya.

Lebih lanjut Sumarman mengatakan dari komunikasi dengan Wakasek Kurikulum, Warsito, semua siswi yang kesurupan sudah bisa disembuhkan. “Anak-anak kami pulangkan pagi untuk menghindari kejadian lebih besar.”

Sementara itu, informasi lain menyebutkan siswi jurusan IPA saat mengikuti Mapel Bahasa Indonesia tiba-tiba menjerit. Siswi yang kesurupan saat sembuh malu ketika harus menceritakannya, karena saat mengikuti Mapel Bahasa Indonesia tiba-tiba ruangan berubah menjadi merah menyala. “Guru tidak tampak, yang tampak hanya bayangan merah menyala dan berkata pergi…pergi,” ujar salah satu guru lain yang minta namanya tidak disebutkan.

sumber: solopos.com

Minggu, Mei 23, 2010

TURUT BERDUKA CITA


Turut Berduka Cita atas wafatnya Ibu Ainun Habibie
Semoga arwah beliau diterima disisi ALLOH SWT




Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More